10 Tahun Ratifikasi Konvensi Kebebasan Berserikat dan Perlindungan Hak untuk Berorganisasi

Sumber : Pusat Humas Depnakertrans
Repulish by : http://www.KoranHR.com

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 87 tentang Kebebasan Berserikat dan Perlindungan Hak untuk Berorganisasi hendaknya dijadikan momentum untuk introspeksi para pelaku hubungan industrial. Dengan adanya Konvensi ILO tersebut, diharapkan lebih mengukuhkan hak pekerja untuk dapat membentuk dan mengembangkan organisasi pekerja/buruh secara independen, terbuka, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab.

Keberadaan Serikat Pekerja/Serikat Buruh diharapkan menjadi wadah untuk memperjuangkan, melindungi, membela kepentingan dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya. Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan juga diharapkan sejalan dengan upaya menjamin kelangsungan ekonomi perusahaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia pada umumnya.(Bersambung Ke halaman 3 Kol 5)

Demikian salah satu isi sambutan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang dibacakan Sekjen Depnakertrans Ir. Besar Setyoko, MM dalam acara Peringatan 10 tahun Ratifikasi Konvensi Kebebasan Berserikat dan Perlindungan Hak untuk Berorganisasi yang dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (28/8).

Tahun 2008 ini adalah tahun ke-sepuluh bagi pemerintah dan masyarkat Indonesia melaksanakan kebebasan berserikat, sejak diratifikasinya Konvensi ILO Nomor 87. Sebelumnya, Indonesia juga telah meratifikasi Konvensi ILO Nomor 98 tentang berlakunya Dasar-dasar hak untuk berorganisasi dan Berunding Bersama, melalui Undang-undang Nomor 18 tahun 1956.

Dengan diratifikasinya kedua konvensi ini dan ditindaklanjuti dengan pengesahan Undang-undang Nomor 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, maka pekerja/buruh dan pengusaha bebas untuk berorganisasi tanpa ada campur tangan dari pihak manapun. Pemberlakuan UU No. 21 tahun 2000 tersebut mengubah paradigma hubungan industrial.

Paradigma baru ini memungkinkan pembentukan lebih dari 1 (satu) serikat ditingkat perusahaan. Pada tingkat yang lebih luas maka mitra pemerintah dan pengusaha yang semula hanya 1 (satu) serikat pekerja menjadi multi serikat pekerja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: