Pekerja Demo Disnaker Tolak SKB Jam Kerja

Jakarta,KoranHR.com– Puluhan pekerja dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar unjuk rasa di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Karawang, Senin, menolak kemunculan surat keputusan bersama (SKB) lima menteri, mengenai pengalihan jam kerja terkait penghematan listrik.

Para pengunjukrasa membentangkan sejumlah spanduk, meneriakan yel-yel, dan melakukan orasi secara bergantian. Unjuk rasa yang berlangsung di halaman Kantor Disnaker itu sendiri juga diwarnai dengan aksi bakar ban oleh para pengunjukrasa.(Bersambung Kehalaman 3 Kol 5)

Dalam pernyataan sikapnya, para pengunjukrasa menolak surat keputusan bersama (SKB) lima menteri, karena bisa merugikan para pekerja.

SKB lima menteri itu juga dinilai memberi jalan kepada para pengusaha untuk memberhentikan pekerjanya secara besar-besaran.

“Seandainya listrik perusahaan itu dicabut, bagaimana nasib para pekerja? Tentu kurang terperhatikan,” kata Doni, salah seorang pengunjukrasa.

Menurut dia, kondisi tersebut akan dimanfaatkan oleh para pegawai Disnaker untuk meraup keuntungan dari uang pesangon para pekerja, yang seharusnya diberikan kepada para pekerja.

“Yang terjadi, justru jatah pesangon untuk pekerja diambil oleh pegawai pemerintah demi memperkaya diri. Jadi, kami menolak SKB lima menteri itu,” katanya.(*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: