OUTSOURCING – Prospek Terbaik Buat Siapa

Penulis : dyah isnaemi

Topik ini lagi seru dibahas di milis marketingclub sehubungan juga dengan hari buruh yang jatuh pada 1 Mei kemaren… Dimana-mana banyak demo.

Kebetulan aku pernah jadi pegawai outsourcing dan pernah kerja di perusahaan outsourcing. Sebenarnya outsourcing ini mneguntungkan semua orang, baik perusahaan, pegawai atau perusahaan outsourcing.

Aku mulai dari pegawainya… dimasa sulit mencari pekerjaan seperti sekarang ini, cara paling gampang dan cepat untuk mendapat pekerjaan adalah dengan ikut agen outsourcing. Kita hanya tes satu kali bisa punya kesempatan untuk memilih bekerja dibeberapa tempat. Kita tidak perlu repot-repot mengirimkan banyak lamaran dan melakukan interview diberbagai tempat (akan keluar banyak biaya). Untuk pilihan perusahaan, gaji, tunjangan dan lain-lain, pada akhirnya kita sendiri yang akan menentukan apakah sesuai dengan keinginan kita atau tidak. Untuk masalah pemotongan gaji dan lain-lain, anggap saja itu uang jasa yang harus kita bayarkan karena kita sudah menerima jasa outsourcing untuk mencarikan kita pekerjaan. Sebenarnya hal ini juga banyak diterapakan oleh instansi (oknum) tertentu yang meminta imbalan jika kita ingin menjadi karyawan ditempat tersebut, walaupun tidak secara langsung.

Keuntungan lain adalah, dalam waktu yang singkat anda punya kesempatan untuk mengenal lebih banyak perusahaan sebelum memutuskan bahwa perusahaan tersebut yang paling sesuai dengan anda. Dan jika anda terdaftar sebagai pegawai outsorcing, hal tersebut tidak akan mempengaruhi resume anda, dibandingkan anda sebagai pegawai tetap yang suka berpindah tempat kerja (banyak perusahaan yang sangat tidak menyukai para kutu loncat pekerjaan).

Jika anda tidak setuju dengan sistem ini maka bersiaplah anda berjuang diantara ribuan orang untuk mendapatkan satu posisi di perusahaan impian. Dan pada akhirnya pilihan ada ditangan anda. Sedikit saran, sebelum bergabung dengan salah satu agen outsourcing, sebaiknya cari informasi sebanyak-banyaknya tentang perusahaan tersebut dan pelajari baik-baik kontrak yang disodorkan dan jika ada hal yang tidak dipahami atau tidak disetujui anda punya hak untuk mengajukan keberatan.

Untuk perusahaan, dijaman yang serba sulit ini banyak dari perusahaan lebih memilih mengunakan agen outsourcing karena memang mereka tidak punya sdm dan anggaran yang cukup memadai untuk mencari pegawai baru dengan proses seleksi sendiri. Untuk menyeleksi satu karyawan akan membutuhkan waktu dan biaya yang lumayan besar, belum lagi resiko karyawan tersebut akan bisa bertahan lama bekerja diperusahaan tersebut. Apalagi jika perusahaan tersebut bekerja tergantung proyek yang didapat. Sangat tidak menguntungkan apabila mereka harus mengaji orang yang tidak bekerja hanya kerena mereka pegawai terap. Dan pasti masalah tunjangan dan masalah kepegawaian lain yang sangat merepotkan. Untuk beberapa perusahaan, daripada mereka menginvestasikan uangnya untuk mencari karyawan mereka lebih memilih menginvestasikan uang tersebut untuk hal lain yang sudah bisa dihitung returnnya. Jadi agen outsourcing adalah dewa penolong bagi mereka. Perusahaan hanya tinggal angkat telpon minta karyawan dengan syarat dan ketentuan yang mereka inginkan dan perusahaan agen outsourcing yang akan melakukan semua tugas seleksi untuk mereka. Simpel, cepat dan efisien dan jika dalam waktu tertentu pegawai tersebut tidak bisa mengikuti ketentuan perusahaan maka mereka bisa meminta gantinya saat itu juga.

Untuk perusahaan outsourcing sendiri, pada dasarnya mereka adalah perantara antara karyawan dan perusahaan. mereka menampung sejumlah orang yang membutuhkan pekerjaan dan menyalurkannya ke perusahaan yang membutuhkan pegawai. Dan untuk menjalankan usahanya tersebut tentunya mereka membutuhkan biaya operasional. Biaya ini biasanya mereka dapatkan melalui pemotongan gaji karyawan atau mereka akan menagihkan langsung ke perusahaan karena telah menggunakan jasa mereka.

Banyak perusahaan outsourcing yang secara transparan menyampaikan hal tersebut sebelum mereka merekrut orang dan mereka juga menyampaikan hal tersebut secara tertulis dalam surat perjanjian kerja. Bahkan beberapa perusahaan outsourcing juga memberikan tunjangan yang cukup memadai. Dan mereka juga tidak akan menagihkan sepersenpun kepada anda apabila anda belum mendapatkan pekerjaan walaupun anda sudah beberapa kali ditawarkan ke perusahaan lain tapi tidak diterima.

Perusahaan outsourcing berkembang sangat pesat dewasa ini karena semakin banyak permintaan. Mulai dari SPG, OB bahkan sampai level top manajemen.Beberapa orang yang sudah berada diposisi top manajemen lebih suka mengunakan outsourcing/headhunter apabila ingin pindah ke perusahaan lain, hal ini karena bisa menjaga kerahasiaan dan efisien.

Jadi sebenarnya semua kembali kepada anda, sebagai calon pegawai anda punya hak untuk menentukan pilihan jalan mana yang terbaik untuk mendapatkan pekerjaan. Bukan berarti apabila anda memulai dengan sebagai pegawai outsource anda tidak punya kesempatan untuk menjadi pegawai tetap. Apabila anda bekerja dengan baik, perusahaan tempat anda bekerja akan melihat prestasi kerja anda dan tidak menutup kemungkinan anda akan diajukan menjadi pegawai tetap mereka. Banyak kasus seperti ini yang terjadi pada teman-teman dan relasi saya.

Kesimpulannya semua bisa mengambil keuntungan apabila tahu mana pilihan yang terbaik buat mereka.

<!–
amzn_cl_tag=”bukuoutsourcing-20″;
amzn_cl_link_color=”161618″;
amzn_cl_link_style=1;
amzn_cl_exact_match=1;
//–>

Iklan

Satu Balasan ke OUTSOURCING – Prospek Terbaik Buat Siapa

  1. Rudi berkata:

    Nama Outsourcenya apa Bu ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: