Sektor formal naikkan tunjangan pekerja bulan ini

JAKARTA, Bisnis Indonesia: Sejumlah pelaku industri di sektor formal sepakat menaikkan uang makan dan transportasi sebesar 15%-25%, sebagai insentif untuk meringankan beban pekerja/buruh menyusul kenaikan harga BBM, mulai bulan ini.

Sektor industri yang sepakat menaikkan tunjangan uang makan dan transportasi tersebut yaitu industri garmen sebesar 20%, sepatu 20%, makanan dan minuman 20%-25%, serta industri rokok 15%.

Besaran kenaikan tunjangan uang makan dan transportasi itu akan berlaku efektif mulai bulan ini hingga akhir tahun nanti.

Sekjen Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Djimanto menilai kisaran kenaikan itu merupakan angka yang cukup realistis di tengah upaya perusahaan menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Saat ini perusahaan terjepit antara menaikkan upah atau melakukan PHK. Kalau besarannya dinaikkan lebih tinggi lagi tentu akan menyebabkan PHK. Jadi saya rasa angka itu cukup realistis,” ujarnya di sela-sela peninjauan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno ke PT Indofood Sukses Makmur Tbk di Cibitung dan PT Djarum di Jakarta, kemarin.

Keputusan menaikkan tunjangan uang makan dan transportasi, menurut Djimanto, adalah murni keputusan perusahaan sendiri dengan melihat kemampuannya masing-masing dan tetap memerhatikan dampak kenaikan BBM.

Penentuan uang transportasi misalnya, telah disesuaikan dengan kenaikan ongkos transportasi yang beragam di sejumlah daerah, seperti Tangerang 16,7%, Malang 20%-25%, Semarang 18,18%, Bengkulu 25%, dan Medan 25%.

Namun, Apindo khawatir pemberian insentif di sektor informal, yang selama ini tidak tersentuh oleh kebijakan upah minimum provinsi (UMP), tidak akan dapat memberikan tambahan tunjangan uang makan dan transportasi kepada pekerjanya.

Untuk sektor tersebut, Djimanto menekankan perlunya toleransi dibangun, sebab dikhawatirkan pemberian insentif hanya akan memicu timbulnya pemutusan hubungan kerja secara sepihak.

“Saya kira kenaikan uang transportasi dan uang makan dari sektor informal maksimal sebesar 10% atau bahkan tidak perlu dinaikkan. Kalau dinaikkan bisa-bisa akan ada PHK.”

Kesanggupan pengusaha

Dalam kunjungan Menakertrans itu, dua perusahaan yang ditinjau langsung yakni Indofood dan Djarum, menyatakan kesanggupannya untuk memenuhi kesepakatan menaikkan uang makan dan uang transportasi.

Indofood menaikkan uang makan sebesar 20% dan uang transportasi 25%, sedangkan Djarum menaikkan tunjangan uang makan dan transportasi masing-masing 15%.

Vice President Director Indofood Franciscus Welirang mengatakan besaran insentif ini telah dikalkulasikan sesuai dengan kemampuan perusahaan.

Menakertrans menyambut baik komitmen dua perusahaan tersebut. Dia berharap langkah kedua perusahaan ini segera diikuti perusahaan lainnya. “Kesepakatan ini membuktikan bahwa perusahaan ikut memikirkan nasib pekerjanya,” ujar Erman.

Selain membahas komitmen menaikkan uang makan dan transportasi untuk buruh, kunjungan kerja Menakertrans juga bertujuan menyoroti program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pekerja/buruh.

Buruh/pekerja, kata Erman, merupakan bagian integral dari kegiatan perusahaan yang tidak terpisahkan. Dengan menjamin kesejahteraan pekerja, perusahaan akan memperoleh nilai tambah khususnya dalam peningkatan mutu dan produktivitas.

Menurut dia, pihak Depnakertrans terus menggalang sosialisasi K3 di lingkungan perusahaan guna mengurangi angka kecelakaan kerja.

Berdasarkan data Depnakertrans, sampai 2007, angka kecelakaan kerja berhasil ditekan hingga 65.000 kasus kecelakaan dibandingkan dengan 2007 yang tercatat sebesar 95.000 kasus. Maria Y. Benyamin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: