Pemerintah-Apindo Sepakat Hindari PHK – Uang Makan/Transpor Naik

Sumber : Kompas

JAKARTA, – Kabar gembira bagi para pekerja kembali disampaikan pemerintah menyusul kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Setelah memastikan upah minimum propinsi (UMP) dan upah minimum kota (UMK) bakal naik mengikuti kenaikan harga BBM, pemerintah juga menjanjikan uang makan dan uang transport, juga bakal naik dalam waktu dekat. Hal itu disampaikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Erman Soeparno di Jakarta, Kamis (29/5).

“Pengusaha dengan himbauan pemerintah diminta untuk melakukan efisiensi. Maka dilakukan efisiensi di tingkat biaya manajemen, misalnya overhead dan biaya manajemen produksi. Ini menghasilkan kesepakatan menaikkan uang makan dan uang transpor,” ujar Erman di sela-sela acara peresmian kantor Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (29/5).

Erman mengatakan, pihaknya telah berunding dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan non Apindo, serta seluruh jajaran pimpinan serikat pekerja yang bergabung di dalam Pengurus Unit Kerja (PUK) melalui federasi dan konfederasinya di Forum Tripartit Nasional. Ia mengaku meminta agar ada sebuah upaya dari pengusaha/serikat pekerja tentang apa yang harus dilakukan, dan pemerintah akan memberikan fasilitasi.

“Saya juga sudah membuat surat edaran kepada gubernur, bupati, dan walikota di seluruh Indonesia untuk memonitor dan merealisasikan ini, bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di daerah dengan sesuai kemampuan perusahaan masing-masing,” tegas Erman.

Adapun beberapa hasil kesepakatan dengan pihak Apindo itu kata menteri asal Purworejo, Jawa Tengah ini, selain bakal dinaikkannya uang makan dan uang transpor pekerja, juga agar perusahaan tidak mengambil kebijakan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara massal pasca kenaikan harga BBM. “Kita minta agar menghindari sejauh mungkin terjadinya PHK. Dan sampai sekarang kan belum ada laporan akan mem-PHK,” sambung dia.

Erman menyebut bahwa dari pimpinan Apindo menyampaikan akan melaksanakan kesepakatan itu paling lambat awal Juli. Lalu, bagaimana jika kesepakatan itu dilanggar , adakah sanksi bagi perusahaan yang melanggar ? “Memang dasar hukum untuk memberi sanski tidak ada. Tapi ini kan kesepakatan, saya rasa harus ada gentlemen agreement antara pengusaha dan pekerja, karena apapun dua pihak satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan di dalam konteks proses produksi,” pungkas menteri asal PKB ini.

Satu Balasan ke Pemerintah-Apindo Sepakat Hindari PHK – Uang Makan/Transpor Naik

  1. erna_global@yahoo.co.id mengatakan:

    salam kenal untuk semua…

    OUTSOURCING memang tidak masalah bila di lakukan di lingkungan perkantoran,bahkan
    dampaknya bagus untuk kedua belah pihak…

    tapi kalau itu di lakukan untuk perusahaan manufactur untuk karyawan produksi yang
    melakukan core bisnis apakah relevan?……..

    walaupun undang – undang 13 sudah melarang pengadaan outsourcing untuk core bisnis
    tapi masih saja praktek tersebut di biarkan dan berlarut – larut…..apalagi kalau
    perusahaan yang miskin…dan sengaja memanfaatkan outsoursing untuk memeras tenaga
    kerja tersebut…bahkan keselamatan tenaga kerja & kesejahteraan mereka di
    abaikan( kasarnya ….suka – suka hati ,gue butuh gue pake ..gue ngak butuh gue
    tendang…)

    contoh :

    1. ada anak operator produksi dia kerja kontrak 6 bulan dan karena leadernya g suka
    sama dia / karena dia g masuk karena sakit misal 2 hari/karena alasan tak jelas
    lainnya…anak itu langsung di keluarkan begitu saja walaupun baru 1 minggu bekerja
    dan parahnya anak itu kadang udah bayar ke pihak yayasan misal 500 rb…eh tapi
    uangnya g bisa kembali ..malah untuk kepentingan dokumentasi anak itu di paksa
    mengundurkan diri secara tertulis ..dan kalau tidak gaji selama bekerja tidak di
    berikan…..kejaammmmm

    2. ada anak operator produksi kecelakaan kerja…eh langsung di keluarkan begitu
    saja ….walaupun kontrak belum berakhir…

    pokoknya masih banyak yang lagi, lain kali akan saya ungkap fakta – fakta
    menyedihkan dari outsoursing khususnya di dunia industri manufacturing..dan saya
    tunggu artikel terbarunya..thank’s

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: