KARYAWAN OUTSOURCING BOLEHKAH MENJADI ANGGOTA SERIKAT PEKERJA PERUSAHAAN KLIEN ?

Anda dapat mengirimkan pertanyaan seputar permasalahan Hukum Outsourcing dan Hukum Ketenagakerjaan,Industrial Relation dan permasalahan Hukum terhangat di Dunia SDM.

Kirim Pertanyaan ke Indra Susetyo
Pertanyaan:

KARYAWAN OUTSOURCING BOLEHKAH MENJADI ANGGOTA SERIKAT PEKERJA PERUSAHAAN KLIEN ?


outsourcing bolehkah jadi anggota serikat karyawan disuatu perusahaan apa hak dan kewajibannya terhadap sb dan hasil keputusannya?
Pengirim : Mahabudiman
Jawaban Legal Consultants :
Pertanyaan sdr Budiman cukup menarik, mungkin hal ini yang seringditanyakan juga oleh para tenaga kerja yang masuk dalam outsourcing,apabila ditanyakan boleh atau tidak maka saya katakan “boleh” tetapi dalamhal ini yang paling penting kita lihat adalah status seorang karyawan padaperusahaan dimana karyawan tersebut bekerja, seorang karyawan outsourcingpada umumnya akan mentaati peraturan perusahaan tempat dimana diaditempatkan tetapi secara “khusus” dia tunduk pada peraturan perusahaanoutsourcing dimana dia menandatangani kontrak kerja dalam bentuk PKWT.Dari sini dapat kita lihat ikatan kerja karyawan outsourcing denganperusahaan tempat dia bekerja hanya sebagai tindak lanjut dari kontraknyadengan perusahaan outsourcing.SP dibentuk oleh karyawan suatu perusahaan yang dalam hal ini berada dalamdan tunduk pada Peraturan Perusahaan dimana dia bekerja. Karyawan yangterdaftar dalam SP dikondisikan dalam keadaan dan status hukum yang samasebagai karyawan (baik kontrak maupun permanen). SP akan memperjuangkanhak2 karyawan kepada Perusahaan apabila dirasa kebijakan perusahaan dirasabertentangan dengan UU Tenaga Kerja.
Dari keterangan saya dapat disimpulkan bila karyawan outsourcing yangmasuk ke dalam SP perusahaan dimana dia ditempatkan maka dia hanya akanterdaftar namanya saja karena segala hak dan kewajiban karyawanoutsourcing sudah diatur dalam PKWT yang ditandatanganinya pada saatproses awal kontrak dilakukan, PKWT tersebut didasarkan pada kesepakatan(MOU)antara Perusahaan Outsourcing dengan Perusahaan pengguna jasaOutsourcing, jadi segala keputusan yang dihasilkan dari kesepakatan SPdengan pihak Perusahaan tidak mutlak dapat diberlakukan kepada karyawanoutsourcing selama PKWT masih berjalan.
Regards,
Indra Susetyo
Outsourcing Legal Consultant
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: