UE ingin ikut tender proyek pemerintah

NUSA DUA: Uni Eropa (UE) ingin agar Asean membuka akses bagi pebisnisnya untuk masuk dalam tender-tender proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah yang dibiayai melalui anggaran dan belanja negara.
Komisi bersama Asean dan UE kembali melakukan pembicaraan putaran keempat dalam rangka kerja sama perdagangan dan investasi (free trade agreement/FTA) antara kedua kawasan di Bangkok, Thailand, 15-19 April 2008.

Direktur Kerja Sama Regional Direktorat Kerja sama Perdagangan Internasional Departemen Perdagangan (Depdag) Iman Pambagyo mengatakan pertemuan itu belum masuk pada tahap perundingan.

“Kedua delegasi masih bertukar pikiran kira-kira apa yang akan dinegosiasi dalam kerangka kerja sama perdagangan dan investasi itu,” katanya kepada Bisnis di sela-sela pertemuan 10 Menteri Perdagangan se-Asean di Bali, akhir pekan lalu.

Iman menjelaskan Parlemen Eropa memandatkan agar masalah akses pebisnis asing ke proyek-proyek yang dibiayai negara itu dimasukkan ke dalam salah satu masalah yang dinegosiasikan dalam kerangka kerja sama kedua kawasan.

Negara anggota Asean tidak menolak usulan UE itu, tapi tengah mempertimbangkan secara sungguh-sungguh dampak yang akan muncul jika proyek-proyek negara boleh diakses oleh para pebisnis asing.

“Itu dimandatkan oleh Parlemen Eropa, tapi sikap Indonesia sama dengan negara anggota Asean lainnya. Kalau lelang proyek negara dibuka untuk perusahaan asing, pemain lokal bakal kehilangan kesempatan.”

Dia menjelaskan para delegasi Indonesia dalam pertemuan di Bangkok itu belum memperoleh mandat apakah usulan UE akan diterima atau tidak. Namun, selama ini Indonesia masih mengandalkan pemain lokal.

Belum bisa dipastikan kapan kerangka negosiasi dalam rangka kesepakatan kerja sama perdagangan dan investasi kedua kawasan bisa disepakati. Akan tetapi UE membawa isu-isu yang selama ini belum pernah dinegosiasikan dengan mitra Asean lainnya.

Persaingan usaha

Pada sidang putaran keempat itu, UE menegaskan sikapnya agar isu-isu mengenai persaingan usaha dimasukkan ke dalam draf yang akan dinegosiasikan.

Delegasi UE pernah menyampaikan masalah ini dalam sidang putaran ketiga di Brussel, Belgia pada 28 Januari sampai 1 Februari 2008.

Uni Eropa (UE) meminta Asean memperbaiki kebijakan penanganan isu persaingan usaha tidak sehat dan memasukkannya ke dalam rancangan kerja sama ekonomi, investasi dan perdagangan dua kawasan yang saat ini dijajaki.

Menurut dia, perundingan kerja sama ekonomi Asean dengan UE sangat berbeda. UE mewakili 27 negara, tetapi maju dengan satu suara, sebaliknya Asean maju dengan suara yang berbeda-beda. “Asean belum satu suara dalam kerja sama itu,” katanya.

Dia memperkirakan perundingan para delegasi dari dua kawasan itu akan berlangsung alot. Apalagi UE mengharapkan agar perundingan kerja sama ini menghasilkan draf yang berbeda dari draf kerja sama ekonomi Asean dengan kawasan atau negara lainnya.

UE juga memasukkan isu-isu yang selama ini belum pernah dibicarakan oleh Asean dengan mitra-mitranya seperti FTA Asean-India, FTA Asean China, FTA Asean-Korea Selatan, FTA Asean-Australia-Selandia Baru.

Pemerintah Indonesia baru-baru ini menetapkan harga dalam pengadaan barang dan jasa publik maksimal sama dengan harga pasar.

Ketentuan itu tercantum dalam aturan khusus perubahan Keppres No. 80/2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. (Bisnis, 29 April)

Aturan khusus tersebut merupakan salah satu upaya pengetatan pengawasan pengadaan barang dan jasa publik.

Kepala Pusat Pengembangan Pengadaan Barang dan Jasa Publik Kemeneg PPN/ Bappenas Agus Rahardjo mengatakan harga barang dan jasa perlu diatur khusus karena sebagian besar proses tersebut cenderung di atas harga pasar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: