Demo Buruh Tolak Outsourcing

 Buruh berunjuk rasa di Gedung Sate Bandung, Jabar.

20/02/2008 17:43 Buruh
Buruh Jabar Tolak Sistem Outsourcing

SUMBER : Liputan6.com,
 Bandung: Ribuan buruh di Jawa Barat yang tergabung dalam berbagai serikat pekerja berunjuk rasa di Gedung Sate Bandung, Rabu (20/2) siang. Para buruh memprotes sistem kerja yang merugikan. Mereka meminta pemerintah daerah memperjuangkan penghapusan kontrak kerja yang tak menjamin masa depan buruh.

Saling dorong dengan aparat tak bisa dihindarkan saat para buruh mencoba mendobrak gerbang. Tidak dapat menembus ketatnya penjagaan Satuan Dalmas Kepolisian Resor Bandung Tengah, para buruh akhirnya berorasi menentang sistim kontrak kerja dan sub kerja atau outsourcing.

Para buruh di Bekasi, Jawa Barat juga berunjuk rasa menolak sistem kerja yang merugikan. Dengan menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat, para buruh mendatangi gedung DPRD dan pemerintahan kota. Mereka meminta Dewan dan Pemkot Bekasi memperjuangkan hak-hak buruh.

Sementara itu Karawang, Jawa Barat sekitar 500 buruh yang tergabung dalam Gerakan Federasi Serikat Pekerja juga menuntut hal yang sama. Mereka menggelar aksi membagi-bagikan pamflet kepda para pengguna jalan. Para buruh meminta penghapusan sistim kontrak kerja, outsourcing, dan juga upah murah.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Demo Serentak di 7 Kota
Sistem Kerja Kontrak Abaikan Hak Pekerja
21 Februari 2008 – 13:10 WIB
Kurniawan Tri Yunanto
SUMBER : VHRmedia.com
Jakarta – Federasi Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Se-Indonesia, menggelar unjuk rasa menolak sistem kerja kontrak (outsourcing). Unjuk rasa serentak di Jakarta, Bandung, Karawang, Tangerang, Bekasi, Depok, dan Serang itu untuk mendesak pemerintah mencabut aturan sistem kerja kontrak yang tidak mengedepankan hak pekerja.

Ketua Serikat Buruh DKI Jakarta, Ahmad, mengatakan pemberlakuan sistem kerja kontrak hanya menguntungkan pengusaha yang membuka investasi di Indonesia, karena dapat mengupah buruh murah dan melakukan pemecatan secara sewenang-wenang. “Kita berharap outsourcing dihapuskan karena merupakan pelanggaran hak pekerja. Upahnya selalu dipotong tapi kerjanya ditambah terus,” kata Ahmad pada unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/2).

Ahmad mengakui, outsourcing dapat dibenarkan dalam hal-hal tertentu, tapi tidak boleh diberlakukan pada pekerja pabrik. Dalam UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan jelas dinyatakan sistem kerja kontrak merupakan pelanggaran aturan ketenagakerjaan. “Kita minta agar pengusaha outsourcing dicabut izinnya. Jika tidak, kita akan ajukan gugatan class action. Drafnya sudah siap, dan bulan ini akan kita ajukan,” ujarnya.

Para pengunjuk rasa mendesak Presiden menerapkan sistem pengawasan nasional sesuai dengan UU 21/2003 tentang Pengesahan Konvensi International Labour Organization Nomor 81 mengenai Pengawasan Ketenagakerjaan Dalam Industri dan Perdagangan. Berdasarkan UU Ketenagakerjaan, pengawasan terhadap sistem kerja belum dilakukan secara nasional, tapi hanya menjadi tanggung jawab gubernur dan bupati. (E1)

—————————————————————————————————————
Dapatkan informasi menarik ini dan informasi menarik lainnya dengan
mengunjungi portal :https://outsourcingonline.wordpress.com
——————————————————————–——————————————–
OUTSOURCING SERVICES PROVIDER :
PT.MITRA KERJA UTAMA
sister company of firstasia consultants
Wisma 76 18th fl Jl.S.Parman Kav 76 Slipi Jakarta  11410
P: 62.21.536 77 222  f:62.21.536 77 666
—————————————————————————————————————
Dapatkan penawaran khusus untuk permintaan tenaga kerja Outsourcing
di Surabaya &
Sekitarnya.Informasi lebih lanjut hubungi Customer Care Officer kami
di :

021 536 77 222*3

atau via e mail : customercare@mitrakerja.com
——————————————————————–———————————————

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: