UMP DKI 2008 Rp 972.604

UMP DKI 2008 Rp 972.604
Kenaikan Upah Mempertimbangkan Asas Keadilan

Sumber : Kompas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan upah minimum provinsi
atau UMP 2008 sebesar Rp 972.604,8 per bulan, naik 8 persen dibandingkan UMP 2007
sebesar Rp 900.560 per bulan. Namun, UMP 2008 itu masih di bawah nilai survei
kebutuhan hidup layak DKI 2007 sebesar Rp 1.055.275.

Penetapan itu diumumkan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Kamis (1/11) di Balaikota
DKI Jakarta.

Menurut Fauzi, jumlah UMP 2008 itu dinilai memadai. Kenaikan itu lebih besar
daripada prediksi pertumbuhan ekonomi Jakarta 2008 yang mencapai 6,7 persen dan
prediksi inflasi Jakarta 2008, yakni 6,0-6,2 persen. Kenaikan UMP juga sudah
menyertakan faktor uang yang dapat ditabung, yaitu sekitar 2,5 persen dari upah.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta Sumanto, penentuan UMP itu dilakukan
oleh Dewan Pengupahan DKI Jakarta yang terdiri atas perwakilan serikat pekerja,
perwakilan pengusaha, pakar dari perguruan tinggi, dan pemerintah. Penentuan
dilakukan dengan melakukan survei kebutuhan hidup layak (KHL), setelah itu terdapat
negosiasi antara pengusaha dan serikat pekerja.

KHL, kata Sumanto, disurvei bersama antara pemerintah, pengusaha, dan serikat
pekerja di 10 pasar tradisional selama tiga bulan. Harga 43 komoditas, termasuk
bahan kebutuhan pokok yang dikonsumsi pekerja, menjadi acuan penentuan KHL.

“Setelah KHL ditentukan, perwakilan serikat pekerja meminta UMP Rp 1.002.500 per
bulan dan pengusaha mengusulkan Rp 959.096 per bulan. UMP 2008 akhirnya disepakati
di antara kedua tawaran itu,” kata Sumanto.

Selain menentukan UMP, Dewan Pengupahan juga akan menentukan upah minimum sektoral
provinsi (UMSP). UMSP di setiap sektor industri akan berbeda, tergantung dari
kesepakatan antara serikat buruh dan perwakilan pengusaha.

Selain perhitungan kebutuhan, kata Fauzi, pemerintah juga memperhitungkan
pengangguran terbuka yang mencapai 11,9 persen atau sekitar 528.000 orang. Juga
diperhitungkan perkiraan pertambahan kesempatan kerja baru yang mencapai 1,92 persen
atau 65.280 orang. UMP yang terlalu tinggi justru akan menekan pertambahan
kesempatan kerja baru.

UMP DKI Jakarta merupakan yang paling tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya.
Sebagai perbandingan, UMP 2007 Kabupaten dan Kota Tangerang Rp 882.500 per bulan,
Kabupaten Bekasi Rp 900.000 per bulan.

UMP merupakan jaring pengaman sosial agar upah tidak merosot sampai memengaruhi
asupan gizi dan kesehatan pekerja. Namun, di sisi lain, kata Fauzi, pengusaha juga
memiliki basis perhitungan yang jelas untuk menentukan kinerja keuangannya.
Perusahaan juga tidak perlu khawatir akan adanya tuntutan upah yang berlebihan dari
para buruh.

Perusahaan yang keberatan dengan UMP 2008 dipersilakan mengajukan penundaan dalam 10
hari sejak penetapan, tetapi akan dievaluasi lebih dulu. Pada tahun 2007, ujarnya,
terdapat lima perusahaan yang keberatan dengan UMP 2007, dan setelah diteliti, hanya
tiga perusahaan yang layak mendapat penundaan.

Pengacara publik pada Divisi Penanganan Kasus Buruh dan Perempuan Lembaga Bantuan
Hukum Jakarta, Restaria Hutabarat, mengatakan, sistem penentuan UMP seharusnya sudah
diubah. UMP itu tidak lagi mencukupi kebutuhan hidup buruh secara layak. Apalagi,
UMP selalu ditetapkan di bawah KHL yang menjadi acuan kebutuhan layak minimum buruh
lajang

Asumsi UMP untuk buruh lajang juga tidak dapat diterima lagi karena banyak buruh
mempunyai istri dan anak yang membutuhkan biaya. Upah buruh dengan satu istri dan
dua anak yang layak adalah sekitar Rp 3 juta per bulan.

Selain itu, pengawasan pelaksanaan UMP dan sanksinya harus dilaksanakan dengan
tegas. Selama 2007, kata Restaria, LBH Jakarta menangani lebih dari 10 kasus buruh
yang diberi upah kurang dari UMP. Namun, oleh petugas yang menangani kasus itu, para
buruh hanya disarankan untuk mediasi dan tidak ada tindakan bagi pengusaha yang
curang. (ECA)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: